BERDAMAI DENGAN DIRI SENDIRI



    Pada dasarnya setiap orang pasti pernah mengalami hal-hal tidak menyenangkan, hari-hari yang buruk atau melakukan kesalahan, seperti masalah keluarga, pekerjaan, putus cinta atau bahkan sakit. Lalu sebagian dari kita merasa bahwa hidup ini terlalu berat, rasa sedih karena masa lalu masih membelenggu sehingga membuat kita ragu dan mempertanyakan masa depan akan seperti apa nantinya.
    Segala konflik yang terjadi jika semakin lama akan membuat kita merasa stres dan tidak bahagia. Tentunya hal ini dapat menimbulkan dampak yang lebih buruk dan bahkan bisa memengaruhi kondisi kesehatan fisik dan mental kita. Menurut kalian nih, bagaimana sih berdamai dengan diri sendiri?
    Sebenarnya berdamai dengan diri sendiri adalah proses bagaimana cara kita untuk melihat, menerima dan menghargai diri kita sendiri. Namun, terkadang kita selalu merasa kurang atas apa yang kita miliki saat ini sampai akhirnya kita berusaha keras memenuhi ekspektasi yang muncul dikepala kita. Nah, disini kita bakal sharing nih gimana sih berdamai dengan diri sendiri :


    Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan, baik sengaja atau tidak disengaja. Baik kesalahan itu dari diri kita sendiri atau kesalahan yang melibatkan orang lain. Sayangnya kita cenderung lebih mudah memaafkan apa yang telah dilakukan oleh orang lain daripada memaafkan diri sendiri. Padahal bagian paling penting adalah memaafkan diri sendiri terlebih dahulu sebelum memaafkan orang lain. Sebab rasa bersalah yang terus menerus menghantui akan berpengaruh pada perkembangan mental kita. Rasa bersalah yang belum selesai akan menimbulkan dua luka pada psikis yang mempengaruhi kualitas hidup kita. Pertama adalah luka ini akan berdampak pada kehidupan dan kebahagiaan kita secara emosional, karena kita menjadi tertekan dan dan sulit fokus dengan apa yang kita jalani. Dan yang kedua adalah mengganggu hubungan kita dengan orang lain, rasa bersalah yang berlebihan akan membuat kita sulit kembali berhubungan dengan orang lain seperti dulu, kita kadang cenderung akan membatasi komunikasi dengan orang yang kita sakiti atau menyakiti kita, muncul perasaan canggung dan khawatir kita akan dapat feedback yang tidak kita inginkan. Perasaan bersalah itu hampir setiap orang mengalaminya, penting sekali untuk kita bisa berhadapan dan menyelesaikan perasaan ini.
 Selain itu kita juga butuh positive affirmation setelah melakukan kesalahan dimana motivasi positif ini mungkin bisa membantu kita bangkit dari rasa bersalah. Mulai sekarang yuk kita coba untuk menerima dan memaafkan diri kita sendiri terlebih dahulu yaa 👌


    Coba deh kita inget-inget lagi seberapa sering kita ngomong "Aku bodoh banget ya, aku kok ga kayak mereka ya, karirku seperti apa ya, temenku usia segini udah jadi menager, analyst, udah punya aset sana-sini, udah nikah bahagia banget kayaknya, aku kok gabisa ini itu ya, kok aku gak berguna banget ya" dan masih banyak lainnya. Pemikiran kayak gini tuh sering banget muncul tanpa kita minta, riuh sekali dikepala kita. Wajar sih semua orang pasti pernah mengalami, terlebih saat usia 20 an, eits tapi tidak lantas kita abaikan begitu saja yaa. 
    Perasaan ini muncul ketika kita merasa rendah diri, kita terlalu fokus pada kekurangan dan lupa bahwa setiap orang terlahir dengan paket kelebihan masing-masing. Sering kali kita membandingkan pencapaian kita dengan orang lain dan ini juga jadi penyebab kegalauan hidup kita, kita merasa minder ketika reuni mungkin temen SMA atau kuliah bahkan sudah jadi komisaris BUMN, manager bank, analyst marketplace, atau bahkan CEO startup, sedangkan kita hanya gini-gini aja. Yup, benar sekali kadang membandingkan itu perlu untuk memompa semangat, tapi kalo malah bikin kita merasa kerdil buat apa?
"Sudah ya cantik, stop comparing yourself to others". Setiap orang punya timeline nya sendiri dan sudah Tuhan sesuaikan pas dengan takarnya. 
    Jangan habiskan waktu dengan sibuk mengutuk kekurangan diri sebenarnya tanpa kamu tahu diluar sana ada orang-orang yang juga mengagumi pribadi kita. Ketika kita masih bisa berbuat baik, membantu atau membeli dagangan pedagang tua, atau bahkan jika hanya menebarkan senyum dan cinta kepada orang-orang sekitar itu artinya kita adalah orang yang berguna. 
Dan selalu ingat bahwa setiap hal ada dan diciptakan oleh Tuhan memiliki alasan dan makna. Yup-yup itu kita, pasti ada hal bermakna dari diri kita ada yang membutuhkan keberadaan kita, ada yang bahagia hanya karena kita ada.
    Yuukkk... Kurangi perasaan ragu terhadap diri sendiri. Percaya setiap hal yang ada dalam diri kita adalah anugerah terbaik dari tuhan yang harus kita terima dan syukuri.
    Sungguh tidak benar-benar ada manusia yang sempurna dibelahan bumi manapun. Menerima segala kelemahanmu, kekuranganmu, melepaskan keraguanmu, dan mencintai diri sendiri dengan apa adanya adalah langkah utama untuk kita mulai berdamai dengan diri kamu sendiri untuk menemukan kebahagiaan.


    Kadang ketika merasa benar-benar stress atau down karena banyak sekali permasalahan menghampiri hidup kita, merasa insecure atau anxiety yang bahkan ovethinking yang tak terkendali. Nah ini waktu yang tepat sekali untuk kita melepaskan sedikit beban dengan meditasi. Meditasi akan membantu meningkatkan ketenangan, kejernihan dan melatih fokus pikiran. Hal ini bisa dilakukan dengan hanya duduk 10-15 menit untuk mengatur pernapasan dan ini bisa dilakukan oleh siapapun dan dimanapun. 
    Melakukan hal spiritual seperti beribadah atau meditasi akan membantu meningkatkan ketenangan jiwa dan pikiran kita. Kita butuh space untuk diri sendiri bercermin dan introspeksi diri. Apalagi dengan kita mulai mendekatkan diri pada Tuhan, kita akan menemukan ketenangan dan kedamaian dalam jiwa yang sedang abu-abu. Dan ingatlah bahwa Tuhan juga sangat mencintai kita.


    "Do something positive" tidak lantas disini kamu harus jadi Dokter menyelamatkan nyawa orang, jadi ketua dewan untuk menyampaikan aspirasi rakyat, tidak harus jadi Pejabat untuk kamu membagikan uang 1M kepada terdampak covid, atau memberikan hadiah mobil ke orang dijalan seperti artis dilayar kaca. Tapi konteksnya disini melakukan hal-hal positif dari diri kita. Hal-hal baik dalam diri yang bisa kita maksimalkan untuk diri kita dan diharapkan mampu memberikan impact ke orang lain. Kita bisa dengan mulai dengan hal sedeharna dengan berolahraga, membaca buku, mendengarkan musik kesukaan kita, nonton anime favorite kita, travelling, kursus online untuk improve skill, gabung komunitasikut kegiatan sosial dan masih banyak lagi hal-hal lain yang bisa kita lakukan.


    Setelah banyak hal yang kita alami , sudah siapkah kita untuk bahagia?
Bahagia atau tidak tergantung diri masing-masing, setiap orang berhak untuk bahagia yaa. Sudah banyak sekali dalam hidup ini yang membuat kita up and down. Ayolah sudahi menyabotase kebahagiaan itu dengan terus-menerus menyalahkan diri sendiri atas apa yang sudah terjadi. 
"Bahagia itu hak kamu loh"
    Dengan memaafkan, menerima, mendekatkan diri dangan pencipta, bersyukur, berpikir dan melakukan hal baik akan membantu setidaknya 1% lebih bahagia setiap harinya. Okey gurls jika sudah melakukannya, fix kamu sudah siap untuk bahagiamu 😍
Be positive, be happy yaa ;))


Komentar

Postingan populer dari blog ini

HOW TO FULFILL OURSELVES ?

GRATITUDE

Suatu Hari Yang Panjang